Tak Tega Lihat Anak Kelelahan, Pria Ini Kritisi Full Day School

Isu radikalisme memang tengah jadi sorotan utama Pemerintah beberapa waktu terakhir. Salah satu langkah konkret yang hendak diambil adalah mencanangkan full day school dengan waktu sekolah 8 jam selama 5 hari dalam satu minggu. Namun setelah dikaji ulang, peraturan Menteri Pendidikan ini diganti dengan Peraturan Presiden.

Namun ada seorang pengguna Facebook bernama Jhony Hendra yang mengkritisi sistem Full Day School ini. Hal ini bermula dari rasa tidak tega saat dirinya melihat anak-anaknya pulang sekolah dengan kondisi kelelahan.

"Jam 04.00 anak-anakku sudah bangun semua, mereka mandi sebelum Subuh, terus berangkat jam 06.30. Pulang jam 16.00 tiba di rumah 16.30, dalam perjalanan pulang mereka semua tertidur di mobil," begitu tulis Jhony pada 28 Juli 2017 lalu.



"Inikah yang dinamakan program hebat? Tak ada waktu bagi guru yang pulang menjelang magrib dengan kehidupan pas-pasan. Tak ada waktu bagi mereka (guru) untuk mencari peluang hidup lebih baik," protes pria yang tinggal di Ibukota ini.

"Tidakkah kalian tahu bahwa daya tampung fokus seorang anak itu terbatas, belajarlah psikologi perkembangan, psikologi pendidikan, jangan lakukan program uji coba yang dapat merusak generasi bangsa ini," pungkasnya.

Sumber : kapanlagi.com
Foto : facebook.com

Related

Unik dan Aneh 7329341873553141161

Post a Comment

emo-but-icon

Populer

Recent post


item