Foto Bawah Laut Yang Berlokasi di Bali Ini Gemparkan Dunia
http://berita-siapa.blogspot.com/2015/07/foto-bawah-laut-yang-berlokasi-di-bali.html
Pasti udah pada familiar kan dengan istilah 'Underwater Photography'? Yap, jenis kegiatan memotret di bawah air ini memang semakin populer seiring dengan perkembangan zaman. Apalagi, teknologi saat ini sudah sangat mendukung untuk melakukan salah satu teknik potret yang konon katanya gampang-gampang susah ini.
Mengapa begitu, sebabnya seorang fotografer yang ingin memotret di bawah air minimal mesti punya
skill dan pengetahuan menyelam. Hal ini sangat diperlukan karena memotret di dalam air memiliki waktu yang jauh lebih terbatas daripada memotret di darat. Setidaknya harus tahu kondisi lingkungan lokasi pemotretan berlangsung. Karena beda tempat pasti beda skill juga dong.
Dari semua lokasi, tingkat kesulitan paling berat adalah ketika memotret di bawah laut. Bagaimana tidak, saat berada di kedalaman kita harus tahu betul soal gelombang arus laut dan pengetahuan tentang alat-alat untuk menyelam. Dan tidak sembarang fotografer bisa melakukan teknik semacam ini, seperti dilansir dari Vonwong.
Berbicara soal karya foto di bawah air khususnya laut ini, beberapa saat lalu ada foto-foto yang gemparkan dunia. Foto-foto bawah laut yang diambil di lokasi tenggelamnya Kapal USS Liberty oleh Benjamin Von Wong ini terletak di Tulamben Kabupaten Karangasem, Bali.
Untuk mencapai lokasi bersejarah tersebut, Von Wong beserta tim harus menyelam sedalam 25 meter dari permukaan lho. Memang suatu pekerjaan yang tidak mudah jika dibayangkan. Apalagi, pada sesi pemotretan saat itu juga menggunakan dua model. Otomatis pemotretan bawah laut yang lumayan ekstrem ini jauh lebih kompleks.
Bagaimana tidak, selain mempersiapkan alat dan tim mereka juga harus mengurusi wardrobe dan make up untuk kedua model. Sehingga, ketika berada di bawah laut kedua model ini tinggal bergaya saja. Sekilas dilihat, mungkin foto-foto tersebut seperti menggunakan sentuhan software tertentu. Namun, fotografer asal Montreal yang lahir di China ini berani menjamin bahwa aplikasi komputer tersebut hanya digunakan mengatur kontras saja. Wah, keren sekali ya? Bagaimana pendapat mu soal foto-foto di bawah laut karya Von Wong ini?
Mengapa begitu, sebabnya seorang fotografer yang ingin memotret di bawah air minimal mesti punya
skill dan pengetahuan menyelam. Hal ini sangat diperlukan karena memotret di dalam air memiliki waktu yang jauh lebih terbatas daripada memotret di darat. Setidaknya harus tahu kondisi lingkungan lokasi pemotretan berlangsung. Karena beda tempat pasti beda skill juga dong.
Dari semua lokasi, tingkat kesulitan paling berat adalah ketika memotret di bawah laut. Bagaimana tidak, saat berada di kedalaman kita harus tahu betul soal gelombang arus laut dan pengetahuan tentang alat-alat untuk menyelam. Dan tidak sembarang fotografer bisa melakukan teknik semacam ini, seperti dilansir dari Vonwong.
Berbicara soal karya foto di bawah air khususnya laut ini, beberapa saat lalu ada foto-foto yang gemparkan dunia. Foto-foto bawah laut yang diambil di lokasi tenggelamnya Kapal USS Liberty oleh Benjamin Von Wong ini terletak di Tulamben Kabupaten Karangasem, Bali.
Untuk mencapai lokasi bersejarah tersebut, Von Wong beserta tim harus menyelam sedalam 25 meter dari permukaan lho. Memang suatu pekerjaan yang tidak mudah jika dibayangkan. Apalagi, pada sesi pemotretan saat itu juga menggunakan dua model. Otomatis pemotretan bawah laut yang lumayan ekstrem ini jauh lebih kompleks.
Bagaimana tidak, selain mempersiapkan alat dan tim mereka juga harus mengurusi wardrobe dan make up untuk kedua model. Sehingga, ketika berada di bawah laut kedua model ini tinggal bergaya saja. Sekilas dilihat, mungkin foto-foto tersebut seperti menggunakan sentuhan software tertentu. Namun, fotografer asal Montreal yang lahir di China ini berani menjamin bahwa aplikasi komputer tersebut hanya digunakan mengatur kontras saja. Wah, keren sekali ya? Bagaimana pendapat mu soal foto-foto di bawah laut karya Von Wong ini?

