Kawasaki Ninja Dua-Tak Edisi Spesial, Harga Beda Rp500 Ribu
http://berita-siapa.blogspot.com/2015/07/kawasaki-ninja-dua-tak-edisi-spesial.html
Pemerintah berencana memberlakukan aturan standar emisi Euro3 terhadap seluruh kendaraan roda dua di Indonesia. Sedianya, aturan ini akan mulai berlaku pada Agustus 2015 mendatang.
Diketahui, motor yang menjadi sorotan atas kebijakan pemerintah itu ialah Kawasaki Ninja dua-tak. Sebab, hingga kini
PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) sampai saat ini masih bersikukuh untuk menjual motor laris tersebut.
Di ajang Pekan Raya Jakarta, Kemayoran, Kawasaki bahkan menghadirkan Ninja RR dua-tak special edition. Menurut salah seorang sales Kawasaki, motor tersebut hadir dengan corak dan velg yang berbeda dari Ninja dua-tak pada umumnya.
“Harga pasti lebih mahal, cuma bedanya enggak terlalu jauh, karena memang perbedaan paling terlihat hanya pada velg dan corak pada desain motor. Harganya selisih Rp500 ribu dibandingkan motor Ninja dua-tak biasanya,” ujarnya saat berbincang dengan VIVA.co.id.
Sebelumnya, Deputy Departement Head And Sales Promotion PT KMI, Michael Chandra Tanadhi, mengatakan, pihaknya sedang berusaha keras, agar motor Ninja dua-tak lolos uji emisi standar peraturan pemerintah.
"Hingga saat ini, kami sedang berusaha agar motor ini lulus standar emisi, sehingga bisa tetap dijual sesuai dengan peraturan pemerintah mengenai standar uji emisi,” kata dia.
Ia mengatakan, pihak KMI masih enggan menyuntik mati motor itu lantaran saat ini menjadi tulang punggung penjualan di Tanah Air.
Diketahui, motor yang menjadi sorotan atas kebijakan pemerintah itu ialah Kawasaki Ninja dua-tak. Sebab, hingga kini
PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) sampai saat ini masih bersikukuh untuk menjual motor laris tersebut.
Di ajang Pekan Raya Jakarta, Kemayoran, Kawasaki bahkan menghadirkan Ninja RR dua-tak special edition. Menurut salah seorang sales Kawasaki, motor tersebut hadir dengan corak dan velg yang berbeda dari Ninja dua-tak pada umumnya.
“Harga pasti lebih mahal, cuma bedanya enggak terlalu jauh, karena memang perbedaan paling terlihat hanya pada velg dan corak pada desain motor. Harganya selisih Rp500 ribu dibandingkan motor Ninja dua-tak biasanya,” ujarnya saat berbincang dengan VIVA.co.id.
Sebelumnya, Deputy Departement Head And Sales Promotion PT KMI, Michael Chandra Tanadhi, mengatakan, pihaknya sedang berusaha keras, agar motor Ninja dua-tak lolos uji emisi standar peraturan pemerintah.
"Hingga saat ini, kami sedang berusaha agar motor ini lulus standar emisi, sehingga bisa tetap dijual sesuai dengan peraturan pemerintah mengenai standar uji emisi,” kata dia.
Ia mengatakan, pihak KMI masih enggan menyuntik mati motor itu lantaran saat ini menjadi tulang punggung penjualan di Tanah Air.
